Benarkah Obat Kimia untuk Jerawat Bisa Bikin Kulit Tipis?

Benarkah Obat Kimia untuk Jerawat Bisa Bikin Kulit Tipis?Jerawat adalah masalah kulit yang paling sering dialami oleh setiap orang, terutama bagi mereka yang memasuki usai pubertas. Banyak hal yang dilakukan oleh setiap orang untuk mengobati jerawat, salah satunya adalah berkonsultasi pada dokter.

Cara ini memang dianggap cara paling aman untuk mengatasi jerawat. Apalagi saat ini banyak sekali dokter kecantikan yang sudah berpengalaman dalam bidangnya. Setelah diperiksa, biasanya pasien akan diberikan beberapa krim yang disesuaikan dengan kondisi serta masalah kulit yang dialaminya. Krim-krim tersebut berfungsi untuk menghentikan pertumbuhan jerawat serta membantu memperbaiki struktur kulit wajah.

Meski ditangani oleh orang yang ahli dalam bidangnya, sebagian orang masih merasa enggan untuk datang pada dokter kulit karena beberapa alasan. Biasanya mereka takut pada efek jangka panjang atau efek setelah pemakaian. Mereka juga khawatir kalau kulitnya menjadi tipis jika terus menggunakan obat dari dokter, atau khawatir jika jerawatnya akan muncul kembali jika menghentikan pemakaian obat. Benarkah demikian?

Sebenarnya tujuan dari pengobatan medis pada jerawat adalah mengobati jerawat hingga mencegah jaringan parut pada wajah yag diakibatkan jerawat nodular. Banyak pilihan pengobatan yang tersedia untuk mengobati segala bentuk jerawat. Anda bisa menggunakan beberapa obat umum yang mudah ditemukan di toko obat. Tapi, ada juga jenis jerawat yang memerlukan obat resep dokter.

Obat Umum

Obat umum tanpa resep dokter biasanya dapat dengan mudah ditemukan di pasaran. Obat ini digunakan untuk mengobati jenis jerawat yang ringan. Obat-obat jerawat yang dijual di pasaran biasanya berbentuk sabun, gel, krim atau cairan pembersih wajah.

Bentuk obat ini mengandung benzoil peroksida yang berfungsi untuk membunuh bakteri penyebab jerawat yang menyebabkan kulit kering sehingga terjadi pengelupasan kulit mati. Namun, Anda harus berhati-hati karena pengelupasan kulit mati bisa membuat pori-pori terbuka dan menyebabkan kotoran jadi lebih masuk. Selain itu, menggosok kulit secara berlebihan dengan cairan pembersih bisa menyebabkan jerawat semakin parah.

Obat Resep

Obat resep dari dokter biasanya digunakan untuk mengobati jerawat yang parah dan tidak bisa dikendalikan dengan obat biasa. Obat resep bisa digunakan sendiri secara efektif atau dalam kombinasi dengan obat lain yang tidak diresepkan.

Obat resep dari dokter mengandung asam Azalaic. Zat ini baik digunakan untuk mengobati jerawat ringan yang sebagian besar disebabkan oleh komedo. Namun, penggunaan obat ini sebaiknya tidak langsung diaplikasikan pada jerawat yang meradang, dan pemakaiannya dianjurkan hanya dua kali sehari.

Selain asam azalaic, obat resep dokter juga mengandung antibiotik yang efektif mengobati jerawat inflamasi (papula dan pustula) dan bekerja mengurangi peradangan yang disebabkan oleh bakteri dan bahan menjengkelkan lainnya yang hadir dalam folikel sebasea.

Antibiotik juga dapat digunakan ada kulit dalam bentuk gel dan lotion atau dengan dibuat pil. Pemberian antibiotik dari dalam tubuh diperlukan untuk jerawat yang lebih luas, merah dan besar. Antibiotik dapat dikombinasikan dengan benzoyl peroxide yang terkandung dalam obat umum. Jenis ini paling sering digunakan oleh dermatologis untuk mengatasi jerawat.

Obat jerawat dalam bentuk pil biasanya memerlukan waktu relatif lebih lama dalam menyembuhkan tapi sangat efektif dalam mengendalikan jerawat. Seperti halnya obat sistemik, obat jerawat juga memiliki efek samping secara fisik, terutama jika digunakan bersamaan dengan obat lain. Bahkan beberapa orang yang mengkonsumsi antibiotik jenis tetrasiklin bisa meningkatkan sensitivitas kulit terhadap sinar matahari dan membuat kulit terasa seperti terbakar.

Menurut pakar dermatologi, dr. Lewie Suryaatmadja, spKK, membantah mengenai efek obat resep dokter tersebut. Menurutnya, obat resep dokter aman digunakan selama pemakaian obat sesuai aturan dan pengawasan dari dokter yang bersangkutan.

Mengenai krim dokter yang kabarnya bisa menyebabkan ketergantungan, dr. Lewie membenarkan bahwa penghentian penggunaan krim bisa menyebabkan kulit menjadi kusam. Ini karena fungsi krim tersebut yang memperbaiki struktur kulit. Untuk itu, dr. Lewie menyarankan bahwa pengguna krim juga harus memperhatikan pengobatan lanjutan. Terutama jika orang itu sering menggunakan make up tebal atau kondisi kulitnya yang berminyak. Usahakan juga untuk selalu menghindari paparan sinar matahari dan memperhatikan gaya hidup serta pola makan.

Penggunaan obat-obatan kimia dalam hal apapun memang sedikit banyak akan memberikan efek yang kurang baik bagi kita terutama dalam jangka panjang. Untuk itu sudah saatnya bagi Anda agar beralih pada pengobatan herbal yang alami dan aman dalam mengatasi penyakit.

Untuk mengatasi jerawat yang membandel, Anda bisa menggunakan obat herbal dari Minyak Bulus. Khasiat lemak dari minyak bulus ini sudah dipercaya sejak zaman dahulu sebagai obat kecantikan. Bahkan saat ini banyak salon-salon terkemuka yang menyediakan layanan terapi minyak bulus untuk kecantikan. Selain mudah dan aman, banyak orang memilih mengatasi jerawat dengan minyak bulus karena terapi ini tidak menimbulkan efek samping apapun pada kulit baik dalam jangka waktu pendek maupun panjang.

Namun, Anda tidak perlu repot untuk pergi ke salon untuk mengatasi jerawat Anda. Kini Anda bisa mengobati jerawat Anda di rumah hanya dengan mengoleskan minyak bulus pada jerawat secara rutin. Anda bisa memesan minyak bulus asli dari kami. Silahkan hubungi customer service kami dan Anda bisa mendapatkan produk minyak bulus asli dengan harga yang terjangkau.

Bagikan

Update Terkait

Copyright © . www.MinyakBulus123.com
Powered by Quick Cart | |

Daftar Rekening

  • transfer BCA tokoherbal 123 No.Rek 2471-7757-81 atas nama AHMAD FANANI
  • transfer Mandiri tokoherbal 123 No.Rek 135-00-1469455-6 atas nama AHMAD FANANI
  • transfer BNI tokoherbal 123 No.Rek 0458898966 atas nama AHMAD FANANI
  • transfer BRI tokoherbal 123 No.Rek 5895-01-029997-53-7 atas nama AHMAD FANANI